Siapa yang tak mengenal buah durian? Buah durian merupakan salah satu buah asli Indonesia yang menjadi buruan tatkala panen. Buah durian juga memiliki banyak jenis yang masing-masing memiliki rasa yang khas dengan ukuran buah yang beragam. Namun tahukah Anda cara budidaya pohon durian bagaimana?

Cara budidaya buah satu ini terbilang sangat mudah terlebih jika memilih menanam jenis durian montong. Bagi Anda yang menyukai buah satu ini tak ada salahnya untuk mencoba menanam pohon durian.

Lokasi menanam

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan lokasi penanaman pohon durian. syarat lokasi penanaman yang baik diantaranya adalah lokasi berada pada ketinggian antara 500 sampai 800 mdpl, intensitas cahaya antara 40% hingga 50%, pH tanah antara 6-7, memiliki curah hujan antara 1500-2500 mm per tahun, serta suhu lokasi antara 23 sampai 30 derajat celcius.

Siapkan bibit pohon durian

Langkah berikutnya adalah mempersiapkan bibit. Gunakan bibit dengan varietas unggul untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Ada beberapa kriteria untuk menentukan bibit tersebut ideal ditanam atau tidak. Diantara kriteria tersebut adalah daun bibit durian banyak, bibit sehat dan segar, bibit terbebas dari segala penyakit, terdapat banyak tunas baru pada bibit pohon durian, dan batang bibit pohon durian kokoh dengan kepemilikan cabang sekitar 2 sampai 4 arah.

Cara menanam bibit pohon durian

Setelah bibit siap langkah selanjutnya adalah proses penanaman. Siapkan lahan sebagai media tanamnya. Selanjutnya bersihkan lahan dari tanaman liar atau gulma yang bisa mengganggu masuknya cahaya. Cangkul lahan agar tanah menjadi lebih gembur dan diamkan selama 3 hari. Setelah itu beri pupuk kandang dan diamkan kembali selama seminggu. Selanjutnya buat lubang dengan jarak antar lubang kurang lebih berukuran 8 x 8 m. Kembali diamkan lubang selama seminggu dengan tujuan agar gas racun pada tanah hilang terbawa angin. Sebaiknya menanam pohon durian pada musim penghujan agar tanaman mendapat air yang cukup. Setelah didiamkan barulah bibit dimasukkan ke dalam lubang dan tutup kembali dengan tanah. Jangan lupa siram tanaman dengan air secukupnya.

Perawatan pohon durian

Perawatan pohon durian ini meliputi pengairan, penyiangan, hingga pemupukan tanaman. Pada saat pengairan pohon durian cenderung membutuhkan air yang banyak sehingga harus rutin untuk menyiraminya. Penyiraman sebaiknya dilakukan rutin dua kali sehari yakni pada pagi dan sore hari. Proses penyiraman ini berlangsung sampai pohon berusia 1 bulan.

Melakukan penyiangan merupakan perawatan wajib selanjutnya yang bertujuan untuk mencegah tumbuhnya gulma atau tanaman pengganggu. Bersihkan area sekitar tanaman dengan menggunakan sabit secara berkala. Untuk pemupukan sendiri dilakukan setahun sekali dengan cara menaburkannya di sekitar tanaman dengan tujuan untuk menambah unsur hara pada tanah.

Itulah cara budidaya pohon durian yang mudah untuk dipraktekkan. Pohon durian yang siap panen adalah pohon yang biasanya sudah berumur tanam 8 hingga 10 tahun. Ciri lainnya yang mudah dilakukan adalah buah durian ketika dipukul akan terdengar bunyi menggema.

Semoga pembahasan di atas bisa bermanfaat. Bagi Anda yang ingin mengetahui seputar panduan menanam buah lain, salah satunya Anda bisa membaca panduan menanam anggur yang tentunya sangat mudah untuk dipraktekkan. Semoga bermanfaat!